4 PEMAIN TOP EROPA YANG SUDAH PERGI HAJI

Jakarta – Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima. Menunaikan ibadah haji merupakan bentuk ritual tahunan yang dilakukan umat muslim di dunia jika mampu.

Kegiatan ini biasanya dimulai pada 8 Zulhijah (dalam kalender Islam) dengan ditandai umat Muslim bermalam di Mina kemudian dilanjutkan dengan wukuf di Pada Arafah pada 9 Zulhijah. Ibadah haji diakhiri dengan melempar jumrah, atau melempar batu dengan maksud menghajar setan pada 10 Zulhijah.

Semua umat Muslim di dunia pasti ingin melaksanakan ibadah haji, termasuk para pesepak bola top Eropa. Catatan redaksi kanal bola Liputan6.com, ada empat pemain top Eropa yang sudah menunaikan ibadah haji.

Nicolas Anelka

Mantan pemain Timnas Prancis, Nicolas Anelka memang diketahui sebagai umat Muslim. Pada Januari 2010, pria berusia 36 tahun tersebut terlihat mengenakan baju ihram, pakaian yang digunakan ketika melaksanakan ibadah haji atau umrah.

Pria yang kini memperkuat Mumbai City itu menyebut, agama yang dianutnya telah memberikan banyak membantu dia dalam mengarungi kehidupan sehari-hari.

”Islam banyak membantu saya untuk bisa bersikap tenang, berkonsentrasi dan memiliki semangat tinggi. Saya senang menjadi seorang Muslim, sebuah agama yang tenang dan saya banyak belajar dari Islam,” tutur Abdul Salam Bilal Anelka, nama Muslimnya.

Hamit Altintop

Pada Januari 2009, mantan gelandang Bayern Muenchen, Hamit Altintop menjalani rukun Islam kelima itu usai pertandingan persahabatan di Jeddah, Arab Saudi.

Usai beribadah, pria yang kini berusia 32 tahun tersebut berfoto selfie mengenakan ihram dengan rekannya, Franck Ribery.

Franck Ribery

Sama halnya seperti Hamit Altintop, Franck Ribery juga melakukan ibadah umrah ketika klubnya, Bayern Muenchen telah menjalani pertandingan persahabatan di Jeddah, Arab Saudi.

Hal menarik terjadi dialami Ribery ketika menjalani umrah. Dia harus melakukan perjalanan sejauh 70 km dari hotel tempatnya menginap untuk menuju kota Mekkah. Pria yang meraih gelar pemain terbaik Eropa 2013 ini juga ternyata memiliki nama muslim yang bernama Bilal Yusuf Muhammad.

Bagi Ribery Islam telah mengajarkan ketabahan dalam menjalani kehidupannya yang sangat keras. ”Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepak bola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan dan saya menemukan Islam,” kata Ribery.

Zinedine Zidane

Pada Januari 2004, Zinedine Zidane mengalami cedera lutut. Karena tidak bisa memperkuat klubnya saat itu, Real Madrid, dia pun memutuskan untuk pergi ke Mekkah, Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji bersama sang istri, Veronica.

Laman informasi haji di Arab Saudi menyebutkan, legenda Timnas Prancis itu melaksanakan ibadah haji pada tanggal 29 Januari 2004. Sayangnya, kegiatan anak dari Ismail itu selama ibadah haji lumut dari pemberitaan media.

Pria kelahiran Marseille, Prancis, 23 Juni 1972 itu berasal dari keluarga imigran Muslim keturunan Aljazair. Meski hidup di tengah-tengah lingkungan gaya barat, Zidane tidak pernah meninggalkan salat lima waktu. (Cak/liputan6)

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.